JANGAN MERASA AMAN DARI KESYIRIKAN DAN KEMUNAFIKAN

Berkata al-Khalil (kekasih mulia Allah, yakni Nabi Ibrahim) ‘alaihissalam: وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ “Dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku dari menyembah berhala-berhala.” {QS. Ibrahim: 35} Maka Ibrahim ‘alaihissalam beliau mengkhawatirkan kesyirikan atas diri beliau, padahal beliau adalah kekasih mulia ar-Rahman dan imamnya para hunafa’ (orang-orang yang mentauhidkan Allah) lalu bagaimana dengan keadaanmu dan kitaRead More

HAKIKAT KESYIRIKAN KEPADA ALLAH

Berkata al-Imam ‘Abdurrahman bin Nashir Assa’diy rahimahullah ta’ala (tentang firman Allah ta’ala): أَلَّا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا “Janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.” {QS. al-An’am: 151} Yakni: Tidak mempersekutukan-Nya dengan kesyirikan yang sedikit ataupun banyak. Dan hakekat mempersekutukan Allah adalah seseorang menyembah makhluk sebagaimana ia menyembah Allah atau mengagungkannya sebagaimana ia mengagungkan Allah atau memalingkan (menyerahkan)Read More

DIANTARA PRINSIP AQIDAH SALAF TIDAK MEMBERONTAK KEPADA PENGUASANYA

“Demi Allah, seandainya para penguasa (pemerintah) mengetahui aqidah salaf niscaya mereka (para penguasa) akan mewajibkan rakyatnya untuk menjadi salafiyyin, karena salah satu aqidah salaf adalah tidak boleh memberontak kepada penguasanya.” [Dikutip dari Kajian Ilmiyyah “Ketika Sunnah Ditinggalkan” oleh al-Ustadz Luqman Ba’abduh hafizhahullah, 03 Sya’ban 1438 H / 30 April 2017 M | Masjid al-Jama’ah PertaminaRead More

TUK PENCARI AL-HAQ

Berkata al-Imam Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullahu ta’ala: “Seorang pencari kebenaran, kekaguman dan penghormatan/pengagungannya terhadap kepribadian-kepribadian yang besar (yang dimiliki oleh orang-orang yang utama seperti ulama dan para tokoh) tidaklah memalingkan dia dari mengikuti kebenaran, bersikap tengah-tengah dan adil, karena sesungguhnya kebenaran itu lebih berhak untuk diikuti. Dan yang namanya hujjah (dalil) itu tidak bolehRead More