وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلۡغُرُورِ
Firman Allah Ta‘ala, “Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. Ali Imran: 185)
وقوله تعالى: وَمَا الْحَياةُ الدُّنْيا إِلَّا مَتاعُ الْغُرُورِ تصغير لشأن الدنيا، وتحقير لِأَمْرِهَا، وَأَنَّهَا دَنِيئَةٌ فَانِيَةٌ، قَلِيلَةٌ زَائِلَةٌ، كَمَا قَالَ تَعَالَى: بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَياةَ الدُّنْيا وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقى [الأعلى: 17] وَقَالَ تَعَالَى وَما أُوتِيتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَمَتاعُ الْحَياةِ الدُّنْيا وَزِينَتُها وَما عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ وَأَبْقى [الشورى: 36] وَفِي الْحَدِيثِ «وَاللَّهِ مَا الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا كَمَا يَغْمِسُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ فِي الْيَمِّ، فَلْيَنْظُرْ بِمَ تَرْجِعُ إِلَيْهِ» وَقَالَ قَتَادَةُ فِي قوله تعالى: وَمَا الْحَياةُ الدُّنْيا إِلَّا مَتاعُ الْغُرُورِ قال: هِيَ مَتَاعٌ مَتْرُوكَةٌ أَوْشَكَتْ- وَاللَّهِ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ- أَنْ تَضْمَحِلَّ عَنْ أَهْلِهَا، فخذوا من هَذَا الْمَتَاعِ طَاعَةَ اللَّهِ إِنِ اسْتَطَعْتُمْ، وَلَا قوة إلا بالله
Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullahu ta’ala mengatakan, “Dan firman Allah Ta’ala,
وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلۡغُرُورِ merupakan perendahan terhadap perkara dunia, peremehan pada urusannya dan dunia adalah hina, fana, sedikit, dan akan lenyap, sebagaimana firman Allah Ta‘ala,
بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَياةَ الدُّنْيا وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقى [الأعلى: 17]
“Bahkan kalian (orang-orang kafir) lebih mementingkan kehidupan dunia sedangkan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.”
Dan Allah Ta’ala berfirman,
وَما أُوتِيتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَمَتاعُ الْحَياةِ الدُّنْيا وَزِينَتُها وَما عِنْدَ اللَّهِ خَيْرٌ وَأَبْقى [الشورى: 36]
“Sesuatu yang diberikan kepada kalian maka itu hanyalah kesenangan hidup dunia dan perhiasannya, sedangkan apa yang ada di sisi Allah lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Asy-Syura: 36)
Dan pada hadis,
(وَاللَّهِ مَا الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا كَمَا يَغْمِسُ أَحَدُكُمْ إِصْبَعَهُ فِي الْيَمِّ، فَلْيَنْظُرْ بِمَ تَرْجِعُ إِلَيْهِ)
“Demi Allah, tidaklah perbandingan dunia dengan akhirat melainkan seperti salah seorang dari kalian mencelupkan jarinya ke laut, maka lihatlah apa yang kembali pada jarinya (berapa tetes saja).” (HR. Muslim, dari al-Mustaurid bin Syaddad)
Dan Qatadah rahimahullahu ta’ala berkata tentang firman Allah,
(وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلۡغُرُورِ)
“Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu”,
Ia berkata, “Ia adalah kesenangan yang akan ditinggalkan, demi Allah yang tiada ilah selain Dia, sesungguhnya dunia itu hampir lenyap dari para penghuninya. Maka ambillah dari perhiasan ini sebagai bentuk ketaatan kepada Allah apabila kalian menyanggupinya, dan tidak ada kekuatan kecuali hanya dari pertolongan Allah.
Sumber: Tafsir Ibnu Katsir jilid 2 halaman 157-158
