Seandainya malam pertengahan bulan Sya‘ban, atau malam Jumat pertama di bulan Rajab, atau malam Isra dan Mi‘raj itu disyariatkan untuk dikhususkan dengan suatu perayaan atau bentuk ibadah tertentu, tentu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberi petunjuk kepada umat tentang hal itu…

Peringatan:

Kebiasaan sebagian orang yang mengkhususkan malam nisfu Sya‘ban dengan sedekah, shalat malam, mengkhususkan siangnya dengan puasa, menampakkan perhiasan, atau amalan-amalan lainnya, semua itu tidak memiliki dasar dalam syariat.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

“Adapun berpuasa pada hari nisfu Sya‘ban secara khusus, maka tidak ada dasarnya.

Dari salah seorang pendengar perempuan dari Riyadh, ia menyamarkan namanya dengan huruf (R. ‘A. S). Saudari kita ini menyebutkan sejumlah hadis dari Rasulullah ﷺ, semuanya tentang keutamaan bulan Rajab dan keutamaan berpuasa di dalamnya. Saya tidak tahu, Yang Mulia Syaikh, apakah saya perlu membacakan apa yang ia tulis, ataukah cukup — semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan — dengan jawaban saja?