ADIL DAN AMANAH: DUA NILAI YANG SEDANG KRISIS DI ZAMAN KITA

oleh -833 Dilihat
oleh

إن الله يأمركم أن تؤدوا الأمانات إلى أهلها وإذا حكمتم بين الناس أن تحكموا بالعدل إن الله نعما يعظكم به إن الله كان سميعا بصيرا ‌‌58

“Sesungguhnya Allah menyuruh kalian untuk menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya; dan apabila kalian menetapkan hukum di antara manusia, maka tetapkanlah dengan adil. Sungguh, Allah memberikan pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. An-Nisa: 58)

Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Allah Ta’ala memberitakan bahwa Dia memerintahkan untuk menunaikan amanah kepada pemiliknya. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Al-Hasan dari Samurah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tunaikanlah amanah kepada orang yang memberi amanah kepadamu, dan janganlah engkau berkhianat kepada orang yang mengkhianatimu.” (HR. Ahmad dan para penulis Sunan)

Ini mencakup semua amanah yang wajib bagi manusia, baik yang berkaitan dengan hak-hak Allah ‘Azza wa Jalla atas para hamba-Nya -seperti salat, zakat, kafarat, nadzar, puasa, dan lain-lain yang diamanahkan kepadanya yang tidak dilihat manusia- maupun hak-hak sesama manusia, seperti titipan-titipan dan yang sejenisnya yang dipercayakan sebagian orang kepada sebagian yang lain tanpa adanya bukti yang terlihat.

Allah memerintahkan agar semua itu ditunaikan. Barang siapa yang tidak menunaikannya di dunia, maka hal itu akan diambil darinya pada hari kiamat, sebagaimana disebutkan dalam hadis sahih, “Hendaklah kalian benar-benar menunaikan hak-hak kepada yang berhak(kalau tidak, kalian akan dituntut di akhirat), sampai-sampai seekor kambing yang tidak bertanduk akan membalas terhadap kambing yang bertanduk (yang telah menanduknya di dunia).”

Sumber: Tafsir Ibnu Katsir.