SEBAB TERBESAR TERKABULNYA DOA DAN PERMINTAAN YANG PALING PANTAS DIMINTA

oleh -4 Dilihat
oleh

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

“Doa merupakan obat yang paling bermanfaat. Ia adalah musuh bagi suatu bencana; ia menolak, mengobati, mencegah, mengangkat, atau meringankan bencana apabila telah menimpa. Doa merupakan senjata seorang mukmin.”

Beliau juga menyebutkan sebuah riwayat yang dinukil oleh Al-Hakim dalam Al-Mustadrak dari ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

الدُّعَاءُ سِلَاحُ الْمُؤْمِنِ، وَعِمَادُ الدِّينِ، وَنُورُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ

“Doa adalah senjata seorang mukmin, tiang agama, serta cahaya langit dan bumi.”

(Diriwayatkan oleh Al-Hakim dalam Al-Mustadrak).

Di antara sebab terbesar terkabulnya doa adalah hadirnya hati saat berdoa, disertai keyakinan bahwa Allah Ta’ala mampu mengabulkannya.

Ibnu Rajab Al-Hanbali rahimahullah menjelaskan hal ini dengan membawakan beberapa hadis. Di antaranya hadis yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ، وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لَاهٍ

“Berdoalah kepada Allah dalam keadaan kalian yakin akan dikabulkannya doa. Ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai dan tidak bersungguh-sungguh.”(HR. At-Tirmidzi).

Ibnu Rajab rahimahullah menjelaskan tentang perkara yang paling patut diminta ketika berdoa:

“Di antara perkara yang paling penting untuk diminta seorang hamba kepada Rabb-nya adalah ampunan atas dosa-dosanya dan segala konsekuensi dari hal tersebut, seperti keselamatan dari neraka dan masuk ke dalam surga.”

Sungguh, Nabi ﷺ pernah bersabda:

حَوْلَهَا نُدَنْدِنُ

“Di sekitar itulah kami berdoa.”

Karena kita telah mengetahui kedudukan doa, semoga Allah Ta’ala memberikan taufik kepada kita untuk senantiasa berdoa kepada-Nya, memohon ampunan atas dosa-dosa kita, memohon keselamatan dari neraka, dan memohon agar Allah memasukkan kita ke dalam surga-Nya dengan penuh keyakinan bahwa Dia akan mengabulkan doa kita. Aamiin.

 

Referensi:

-Ad-da’ wa Ad-dawa’ karya Ibnul Qoyyim cetakan Dar Al-ma’rifah hal 10.

-Al-Mustadrak karya Al-Hakim, cetakan Dar Ar-risalah Al-alamiyyah 2/661.

-Asbab Al-maghfiroh karya Ibnu Rojab Al-hanbali hal 1 & 2.

-Sunan At-tirmidzi cetakan Dar Ar-risalah Al-alamiyyah 6/90.

-Jami’ Al-ulum wal hikam cetakan Dar Ibnu Katsir hal 833.

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.