AHLUSSUNNAH ADALAH SEBAIK-BAIK MANUSIA TERHADAP MANUSIA LAINNYA

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah رحمه اللّه:

“Dan khawarij (kelompok sesat yang keluar dari ketaatan terhadap penguasa muslim dan bermudah-mudahan dalam mengkafirkan muslimin) mereka mengkafirkan ahlul jama’ah (orang-orang yang mengikuti ajaran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat beliau),

Demikian pula kebanyakan kaum mu’tazilah (kaum yang lebih mendahulukan akal daripada dalil al-Qur’an dan as-Sunnah) mereka mengkafirkan siapa saja yang menyelisihi mereka,

Demikian pula dengan kebanyakan kaum syi’ah rafidhah dan barang siapa yang tidak mau mengkafirkan (ahlul jama’ah) maka dianggap orang fasik,

Dan demikian pula dengan kebanyakan ahlul ahwa’ (orang-orang yang mengikuti hawa nafsu) mereka membuat-buat pendapat (pemikiran) baru dan mengkafirkan siapa saja yang menyelisihi mereka,

Adapun ahlussunnah (orang-orang yang mengikuti ajaran nabi sesuai dengan pemahaman para sahabatnya) mereka mengikuti al-Haq (kebenaran) yang datang dari Rabb mereka yang dibawa oleh Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam dan mereka tidak mengkafirkan siapa saja yang menyelisihi mereka. Bahkan mereka adalah orang yang paling mengetahui al-Haq dan paling penyayang terhadap makhluk sebagaimana yang Allah sifati kaum muslimin dengannya dalam firman-Nya:

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ

“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia.” (QS. Ali ‘Imran: 110)

Berkata Abu Hurairah tentang makna ayat tersebut : “Kalian adalah sebaik-baik manusia terhadap manusia lainnya.” (*)

Dan ahlussunnah adalah kemurniannya kaum muslimin (muslimin yang paling murni) maka mereka adalah sebaik-baik manusia terhadap manusia lainnya.”

[Minhajus Sunnah an-Nabawiyyah, juz 5 halaman 158]

Dinukil oleh: asy-Syaikh ‘Arafat bin Hassan al-Muhammadiy حفظه اللّه
——————————
(*) Atsar (ucapan atau perbuatan sahabat nabi shallallahu ‘alaihi wasallam) ini terdapat dalam kitab Shahih al-Bukhari juz 2 halaman 37-38 dalam kitab tafsir surat Ali Imran bab :

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ

“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia.”

Sedangkan nash atsar tersebut yang terdapat didalamnya adalah dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ketika menafsirkan ayat al-Quran:

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ

“Kalian adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia.” (QS. Ali Imran: 110)

Beliau mengatakan: “Kalian adalah sebaik-baik manusia terhadap manusia yang lainnya, kalian datang membawa mereka (membebaskan) belenggu-belenggu yang ada di leher-leher mereka sampai mereka masuk ke dalam Islam.”

Sumber Artikel: Channel Telegram Asy-Syaikh ‘Arafat bin Hassan al-Muhammadi

About

View all posts by

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *