TADABBUR QUR’AN

oleh -700 Dilihat
oleh

     قال الله تعالى: }أفلا يتدبرون القرآن ولو كان من عند غيرالله لوجدوا فيه اختلافا كثيرا{ (النساء:82)

Allah ta’ala berfirman, ”Apakah mereka tidak mau memperhatikan Al Qur’an? kalau kiranya Al Qur’an itu bukan dari sisi Allah niscaya mereka akan mendapatkan perselisihan yang banyak.” (An Nisa:82)

Muhammad bin Umar Bazmul berkata, ”Arti التدبر secara bahasa adalah الدبر yaitu akhir dari sesuatu.

Adapun secara istilah: التدبر  adalah ungkapan tentang memperhatikan akhir-akhir perkara dan dia lebih dekat dengan berpikir selain bahwasanya berfikir itu mengerakkan hati dengan memperhatikan dalil.

Sedangkan secara syariat: التدبر adalah memperhatikan, memahami, memikirkan akhir sesuatu yang urusan-urusan dikembalikan kepadanya, yang Allah ta’ala sebutkan tentangnya di dalam Al Qur’an yang mulia dan memberikan faedah pada iman seorang hamba, serta nampak pula pengaruhnya pada anggota badan.

Muhammad bin Al Husain Al Ajury berkata, “Tidakkah kalian mau memperhatikan –Semoga Allah merahmati kalian– kepada maula (penolong kalian), bagaimana Dia menghasung makhluk-Nya agar mereka memperhatikan ucapan-Nya. Dan barangsiapa yang memperhatikan ucapan-Nya niscaya dia akan mengenali Robbnya, mengenali keagungan Rajanya, kemampuan-Nya, mengenali kebesaran keutamaan-Nya terhadap kaum mukminin, mengetahui apa yang diwajibkan atasnya dari kewajiban beribadah kepada-Nya. Maka jiwanya senantiasa melakukan kewajiban-kewajiban…

[Lihat kitab Tadabarul Qur’an Wa Atsarahu Fii Tazkiyatunnufus Karya syaikh Muhammad bin Umar bin Salim Bazmul]

No More Posts Available.

No more pages to load.