Allah Ta’ala memerintahkan untuk bertabayun dan tidak tergesa-gesa dalam perkara-perkara yang dikhawatirkan akan membawa akibat buruk. Allah memerintahkan dan menghasung untuk segera kepada urusan urusan yang baik yang dikhawatirkan terluputkan. Kaedah ini sangat banyak disebutkan dalam Al-Qur’an.

Allah Ta’ala memerintahkan untuk mentadabburi Al-Qur’an, yaitu merenungkan maknanya, memperhatikan secara mendalam isi kandungannya, awal dan akhir ayat-ayatnya, serta konsekuensinya. Karena tadabbur merupakan kunci ilmu dan pengetahuan. Dari sinilah segala kebaikan bisa diambil dan semua ilmu digali. Dengan tadabbur, iman dalam hati akan bertambah kuat dan akarnya makin kokoh.

Islam adalah agama yang sempurna, mengatur setiap aspek kehidupan, termasuk hal yang sederhana seperti cara berjalan. Di antara yang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam ajarkan adalah

bahkan sebagian orang menyatakan bahwa Barat tidak meraih ilmu pengetahuan sebagaimana sekarang ini kecuali dari apa yang mereka ambil dari kaum Muslimin di masa kejayaan Islam….

Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullahu ta’ala mengatakan, “Dan firman Allah Ta’ala,

 وَمَا ٱلۡحَيَوٰةُ ٱلدُّنۡيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلۡغُرُورِ  merupakan perendahan terhadap perkara dunia, peremehan  pada urusannya dan dunia adalah hina, fana, sedikit, dan akan lenyap, sebagaimana firman Allah Ta‘ala,