Telah sahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melalui banyak jalur periwayatan bahwa beliau memerintahkan untuk memerangi kaum Khawarij…
Topik: Manhaj
DA’I HAKIKI
Masa-masa terbaik umat ini telah berlalu di atas jalan yang ditempuh oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Demikian pula…
BUKAN DI HADAPAN PUBLIK: CARA BENAR MENASIHATI PENGUASA
Al-Imam Asy-Syaukani rahimahullah berkata,”Sepantasnya bagi orang yang melihat kesalahan pemimpin dalam sebagian perkara untuk….
PERBEDAAN ANTARA WALI ALLAH DAN WALI SETAN
Ketahuilah, tidak seluruh orang yang mengaku memiliki sifat kewalian merupakan wali Allah…
TAAT KEPADA PENGUASA: SEBAB MASUK SURGA
Di antara ciri yang membedakan antara Ahlus Sunnah wal Jamaah dan ahli bid’ah adalah masalah taat kepada penguasa dan mendoakan mereka dengan kebaikan. Bahkan…
HUKUM MENGIKUTI MANHAJ SALAF
Hukum Mengikuti Manhaj Salaf
Aku katakan, “Setiap muslim yang menghadap kiblat untuk salat -baik itu salat fardu maupun mustahab- pasti membaca Ummul Kitab
SIFAT WALI-WALI ALLAH
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah pernah menjelaskan tentang sifat wali-wali Allah, beliau bawakan firman Allah, ……
HATI-HATI DARI KITAB AHLI KITAB
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memperingatkan kita agar kita tidak membaca kitab-kitab pemeluk agama selain islam, padahal dalam kitab-kitab tersebut tidak lepas dari adanya kebenaran,
عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ: أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم بِكِتَابٍ أَصَابَهُ مِنْ بَعْضِ أَهْلِ الْكُتُبِ ، فَقَرَأَهُ عَلَى النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَغَضِبَ وَقَالَ: ” أَمُتَهَوِّكُونَ فِيهَا يَا ابْنَ الْخَطَّابِ، وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَقَدْ جِئْتُكُمْ بِهَا بَيْضَاءَ نَقِيَّةً، لَا تَسْأَلُوهُمْ عَنْ شَيْءٍ فَيُخْبِرُوكُمْ بِحَقٍّ فَتُكَذِّبُوا بِهِ، أَوْ بِبَاطِلٍ فَتُصَدِّقُوا بِهِ، وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَوْ أَنَّ مُوسَى كَانَ حَيًّا، مَا وَسِعَهُ إِلَّا أَنْ يَتْبَعَنِي ”
Dari Jabir bin Abdillah radhiyalahu ‘anhuma bahwasanya Umar bin Khaththab radhiyallahu ‘anhu datang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan membawa kitab yang dia dapatkan dari sebagian ahli kitab, lalu dia membacanya di hadapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun marah dan berkata
SERUAN PERTAMA PARA ROSUL
Dalam kitab-kitab para ulama salaf, tauhid selalu menjadi titik awal pembahasan akidah. Dalam kitab Syarh Al-Aqidah At-Thahawiyah, pertama kali yang disebut oleh penulis adalah tauhid:
(نَقُولُ فِي تَوْحِيدِ اللَّهِ مُعْتَقِدِينَ بِتَوْفِيقِ اللَّهِ: إِنَّ اللَّهَ وَاحِدٌ لَا شَرِيكَ لَهُ).
“Kami berkata tentang tauhid kepada Allah, dalam keadaan kami meyakini dengan taufik dari Allah: Sesungguhnya Allah itu Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya,”
Ketahuilah bahwa tauhid adalah seruan pertama para rasul, dan merupakan tahap pertama dalam perjalanan menuju Allah, serta tempat pertama yang ditempati oleh seorang salik (penempuh jalan) menuju Allah. Allah Ta’ala berfirman,
لَقَدۡ أَرۡسَلۡنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوۡمِهِۦ فَقَالَ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥٓ [الأعراف: 59]
“Sungguh Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, lalu ia berkata, ‘Wahai kaumku, sembahlah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak diibadahi) bagi kalian selain-Nya.’” (QS. Al-A‘raf: 59).
ALLAH SUBHANAHU WA TA’ALA TIDAKLAH SERUPA DENGAN MAKHLUK-NYA
Tidak ada yang serupa bagi Allah subhanahu wa ta’ala sesuatu apapun dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. Asy-Syura: 11)
Di sini Allah subhanahu wa ta’ala telah memberitakan kepada kita semua bahwa tidaklah ada yang serupa dengan Allah subhanahu wa ta’ala sesuatu apa pun dari makhluk- makhluk-Nya.
Maka rusaklah pemahaman orang-orang yang menyerupakan Allah subhanahu wa ta’ala dengan makhluk (kaum musyabbihah). Karena telah jelas dan gamblang dari ayat tersebut, bahwa orang yang masih memiliki hati dan akal yang sehat akan mudah dalam menerima dan memahami ayat tersebut.
- 1
- 2
- 3
- Berikutnya

