HAKIKAT KEIMANAN YANG SEBENARNYA

oleh -1305 Dilihat
oleh

‌الإيمان قول وعمل يزيد وينقص

ومن أصول أهل السنة والجماعة أن الدين والإيمان قول وعمل: قول القلب واللسان وعمل القلب واللسان والجوارح

وأن الإيمان يزيد بالطاعة وينقص بالمعصية، وهم مع ذلك لا يكفرون أهل القبلة بمطلق المعاصي والكبائر كما يفعله الخوارج بل الأخوة الإيمانية ثابتة مع المعاصي كما قال سبحانه في آية القصاص: {فمن عفى له من أخيه شيء فاتباع بالمعروف} وقال: {وإن طائفتان من المؤمنين اقتتلوا فأصلحوا بينهما فإن بغت إحداهما على الأخرى فقاتلوا التي

تبغي حتى تفيء إلى أمر الله، فإن فاءت فأصلحوا بينهما بالعدل وأقسطوا إن الله يحب المقسطين، إنما المؤمنون اخوة فأصلحوا بين أخويكم{.

العقيدة الواسطية» (ص24)»

IMAN ITU BERUPA UCAPAN DAN AMALAN, BISA BERTAMBAH DAN JUGA BERKURANG

Dan termasuk prinsip utama Ahlus Sunnah Wal Jaamah adalah bahwasnya agama dan iman itu berupa ucapan dan amalan. Yakni ucapan pada hati dan lisan dan amalan pada hati, lisan, dan anggota badan.

Dan bahwasanya iman itu bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan, sedangkan mereka (Ahlus Sunnah Wal Jamaah) bersamaan dengan itu tidak mengkafirkan Ahlul Kiblat (kaum muslimin) dengan sebatas kemutlakan maksiat atau pun dosa-dosa besar sebagaimana yang dilakukan oleh kaum Khawarij, bahkan persaudaraan keimanan tetap ada walaupun adanya kemaksiatan, sebagaimana Allah subhanahu wa ta’ala berfirman berkenaan dengan qishaash, “Maka barangsiapa yang mendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik.” [Q.S Al Baqarah : 178]

Dan juga Allah ta’ala berfirman, “Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah. Jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.

Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu.” [Q.S Al Hujurat : 9-10]

Sumber: Aqidah Alwasithiyyah Hal.24

No More Posts Available.

No more pages to load.