KESERUPAAN ANTARA YAHUDI DAN ROFIDHOH

oleh -908 Dilihat
oleh

Wajib bagi kita untuk selalu berhati-hati dari pengekor hawa nafsu yang menyesatkan, dan sejelek-jeleknya pengekor hawa nafsu yang menyesatkan adalah Rofidhoh. Mereka muncul di tengah-tengah kaum muslimin untuk menipu kaum muslimin, agar bisa menghidupkan kesesatan yang mereka bawa. Dan hal ini sangat mirip dengan yang dilakukan oleh raja Yahudi  yang bernama Bulus bin Shaul, dia menipu orang-orang Nasrani.

(Kaum Syiah Rofidhoh) tidaklah memeluk ke dalam islam dengan sebenar-benarnya, dan tidak pula cinta dan takut kepada Allah, bahkan mereka adalah golongan yang mencela Islam.

Disebutkan di dalam kitab Syarh Ushul as-Sunnah (karya syekh Abu Abdillah bin Sa’ide Sadlan) beberapa sisi keserupaan kaum Rofidhoh dengan orang-orang Yahudi, di antaranya adalah:

  1. Orang-orang Yahudi tidak membolehkan bagi seseorang untuk menjadi penguasa kecuali dari keluarga Nabi Daud ‘alaihissalam, begitu pula kaum Rofidhoh, mereka melarang bagi seseorang untuk menjadi penguasa kecuali keluarga Ali radhiallahu ‘anhu.
  2. Orang-orang Yahudi mengubah isi dari kitab Taurat, demikian juga kaum Rofidhoh, mereka mengubah isi Al-Quran.
  3. Orang-orang Yahudi menyatakan bahwa tidak ada jihad sampai keluarnya Al-Masih Dajjal atau turunnya Nabi ‘Isa ‘alaihissalam, demikian juga kaum Rofidhoh, mereka menyatakan bahwa tidak ada jihad sampai keluarnya Al-Mahdi, kemudian sampai adanya seruan dari langit.
  4. Orang-orang Yahudi membenci malaikat Jibril, dan mereka mengatakan, “Jibril adalah musuh bagi kami dari kalangan malaikat” Demikian juga sekelompok dari Rofidhoh, yang mereka mengatakan, “Jibril telah salah memberikan wahyu kepada nabi Muhammad shalahu ‘alaihi wa sallam.

Apa yang kami sebutkan hanya beberapa saja, dan masih ada kemiripan yang lainnya. Demikianlah kejelekan dan kebusukan kaum Rofidhoh terhadap islam, mereka menipu kaum muslimin dengan ucapan-ucapan yang dusta. Semoga Allah ta’ala melindungi kita semua dari kejelekan dan fitnah-fitnah.

Sumber: Syarh Ushul As-Sunnah Imam Ahmad Hal. 1036, juz 2.

No More Posts Available.

No more pages to load.