KESYIRIKAN MENYEBABKAN HILANGNYA KEAMANAN DAN KETENTERAMAN

oleh -43 Dilihat
oleh

Rasa aman dan tenteram merupakan dua nikmat besar yang Allah anugerahkan kepada hamba-hamba-Nya. Kehidupan manusia di muka bumi sangat membutuhkan kedua nikmat tersebut. Dengan adanya keamanan dan ketenteraman, seseorang dapat menjalani kehidupannya dengan tenang serta melaksanakan berbagai urusannya dengan baik.

Namun, tidak semua orang menyadari bahwa nikmat keamanan dan ketenteraman dapat lenyap apabila seorang hamba mengingkari nikmat Allah dengan berbuat maksiat, terlebih lagi dengan melakukan kesyirikan. Kesyirikan merupakan sebab terbesar hilangnya rasa aman dan ketenteraman yang telah Allah karuniakan.

Allah Ta’ala berfirman:

وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا قَرْيَةً كَانَتْ آمِنَةً مُطْمَئِنَّةً يَأْتِيهَا رِزْقُهَا رَغَدًا مِنْ كُلِّ مَكَانٍ فَكَفَرَتْ بِأَنْعُمِ اللَّهِ فَأَذَاقَهَا اللَّهُ لِبَاسَ الْجُوعِ وَالْخَوْفِ بِمَا كَانُوا يَصْنَعُونَ

Artinya:

“Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan tentang sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram. Rezekinya datang kepadanya dengan melimpah dari segala penjuru. Namun, penduduknya mengingkari nikmat-nikmat Allah, sehingga Allah menimpakan kepada mereka kelaparan dan ketakutan sebagai balasan atas apa yang selalu mereka perbuat.”

(QS. An-Nahl: 112)

No More Posts Available.

No more pages to load.