Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah pernah ditanya tentang ziarah ke sebuah masjid yang diklaim sebagai masjid Mu‘adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu di Yaman, yang biasa diziarahi oleh sebagian orang setiap hari Jumat di bulan Rajab?…
SABAR TERHADAP TAKDIR ALLAH
Termasuk dari Beriman kepada Allah Adalah Bersabar terhadap Takdir-Takdir Allah
Al Imam Ahmad berkata, Allah ta’ala menyebutkan…
TAUHID, INTI AJARAN SELURUH RASUL
Berkata Ibnu Katsir, “Allah terus menerus mengutus di tengah-tengah manusia seorang rasul, sejak pertama kali muncul kesyirikan di muka bumi, yakni……….
MAKNA DAN DEFINISI BID’AH DARI SISI BAHASA DAN SYARIAT
Kata dasar “بَدَعَ” (bada’a) secara bahasa berarti menciptakan sesuatu tanpa ada contoh sebelumnya. Contohnya adalah firman Allah Ta’ala:……..
LARANGAN MENGATAKAN ‘MAA SYA ALLAH WA SYI’TA’ (APA YANG ALLAH KEHENDAKI DAN YANG KAMU KEHENDAKI)
Asy-Syaikh Muhammad ibnu Abdil Wahhab rahimahullahu ta’ala mengatakan dalam ‘Kitabut Tauhid’, “Bab tentang ucapan (perkataan) ‘Maa sya Allah wa syi’ta’
APAKAH RUQYAH TERMASUK SIHIR?
Diriwayatkan pula oleh Abu Dawud, yang menyebutkan bahwa Imam Ahmad pernah ditanya mengenai hal ini, maka beliau menjawab, “Ibnu Mas’ud membenci seluruh bentuk praktik tersebut.”
Makna Nusyrah: Nusyrah adalah suatu bentuk pengobatan yang digunakan terhadap seseorang yang diduga mengalami gangguan jin. Dinamakan nusyrah karena bertujuan untuk menghilangkan atau menyibak penyakit ya
SIHIR, REALITA ATAU ILUSI?
Sihir dengan berbagai macam bentuk dan metodenya adalah suatu fenomena yang tersebar di kalangan masyarakat, temasuk Indonesia, walaupun kiranya dunia sudah lebih modern dan maju, hal tersebut masih eksis hingga kini.
Lalu apa sebenarnya tanggapan Islam tentang sihir? Apakah itu realita atau hanya sebatas ilusi, banyak orang yang salah faham, sesungguhnya Islam berdiri pertengahan dalam menyikapi sihir, tidak menolaknya sama sekali, tidak pula menetapkan sihir hingga melegalkan prakteknya.
PERBUATAN MANUSIA: ANTARA CIPTAAN ALLAH ATAU USAHA SENDIRI?
perbuatan para hamba adalah ciptaan Allah, dan usaha dari para hamba.’
Penjelasannya…
MENCELA ANGIN BERARTI MENCELA SANG PENCIPTA
Dari Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
“Jangan kalian sekali-kali mencela angin! Apabila kalian mendapati angin yang kalian tidak sukai, maka ucapkanlah, ‘Ya Allah, sesungguhnya kami meminta kepadamu kebaikan dari angin ini, kebaikan apa yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang ia diperintah dengannya. Dan kami berlindung kepadamu dari kejelekan angin ini, kejelekan yang ada didalamnya dan kejelekan yang ia diperintah dengannya.” (HR. At-Tirmidzi)
- 1
- 2
- …
- 13
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.








