SIAPAKAH AHLUL QUR’AN?

oleh -49 Dilihat
oleh

«زاد المعاد» ت الرسالة الثاني (1/ 327):

«قَالَ بَعْضُ السَّلَفِ: (نَزَلَ الْقُرْآنُ لِيُعْمَلَ بِهِ، فَاتَّخَذُوا تِلَاوَتَهُ عَمَلًا) وَلِهَذَا كَانَ ‌أَهْلُ ‌الْقُرْآنِ ‌هُمُ ‌الْعَالِمُونَ ‌بِهِ، ‌وَالْعَامِلُونَ ‌بِمَا ‌فِيهِ، وَإِنْ لَمْ يَحْفَظُوهُ عَنْ ظَهْرِ قَلْبٍ. وَأَمَّا مَنْ حَفِظَهُ وَلَمْ يَفْهَمْهُ وَلَمْ يَعْمَلْ بِمَا فِيهِ، فَلَيْسَ مِنْ أَهْلِهِ وَإِنْ أَقَامَ حُرُوفَهُ إِقَامَةَ السَّهْمِ.»

Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah رحمه الله berkata, “Al-Qur’an diturunkan untuk diamalkan. Namun sebagian manusia justru menjadikan sekadar membacanya sebagai amal. Oleh karena itu, Ahlul Qur’an sejatinya adalah orang-orang yang memahami Al-Qur’an dan mengamalkan kandungannya, meskipun mereka tidak menghafalnya di luar kepala. Adapun orang yang menghafalnya tetapi tidak memahaminya dan tidak mengamalkan isinya, maka ia bukan termasuk Ahlul Qur’an, meskipun ia membaca huruf-hurufnya dengan bacaan yang sangat sempurna.”

Sumber: Zadul Ma’ad jilid 1 hlm 327

No More Posts Available.

No more pages to load.