Termasuk dari mazhab Ahlul Hadits adalah keyakinan bahwa iman itu mencakup ucapan, perbuatan, dan pengenalan (ma‘rifah); ia bertambah dengan ketaatan dan berkurang karena maksiat.

Muhammad bin ‘Ali bin Al-Hasan bin Syaqiq berkata, “Aku pernah bertanya kepada Abu ‘Abdillah Ahmad bin Hanbal rahimahullah tentang makna bertambah dan berkurangnya iman.”

Al Iman Abu Ja’far Ath Thahawy rahimahullah berkata (menjelaskan Aqidah Ahlussunnah), “Dan kami tidak berpendapat bolehnya memberontak kepada para pemimpin kami dan para penguasa urusan kami, meskipun mereka berbuat zalim. Kami tidak mendoakan keburukan atas mereka, dan tidak pula mencabut ketaatan dari mereka. Kami memandang bahwa menaati mereka adalah bagian dari ketaatan kepada Allah ‘Azza wa Jalla yang merupakan kewajiban, selama mereka tidak memerintahkan kepada maksiat. Dan kami mendoakan mereka agar diberi kebaikan dan keselamatan.”

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.