Dalam berbagai majelis makan—baik di masjid, acara keluarga, maupun warung—kita kerap menjumpai orang duduk berdesakan hingga “berebut” potongan makanan. Kebiasaan seperti ini tidak hanya menciptakan ketidaknyamanan, tetapi juga berpotensi memicu perselisihan kecil tentang siapa yang berhak terdekat. Padahal, Islam sangat menekankan adab makan agar setiap orang dapat menikmati rezeki dengan lapang dan penuh rasa hormat satu sama lain.
Salafy Majalengka
SIHIR, REALITA ATAU ILUSI?
Sihir dengan berbagai macam bentuk dan metodenya adalah suatu fenomena yang tersebar di kalangan masyarakat, temasuk Indonesia, walaupun kiranya dunia sudah lebih modern dan maju, hal tersebut masih eksis hingga kini.
Lalu apa sebenarnya tanggapan Islam tentang sihir? Apakah itu realita atau hanya sebatas ilusi, banyak orang yang salah faham, sesungguhnya Islam berdiri pertengahan dalam menyikapi sihir, tidak menolaknya sama sekali, tidak pula menetapkan sihir hingga melegalkan prakteknya.
MUHASABAH DIRI DALAM CERMIN NASIHAT
Setiap anak Adam pasti sering berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah….
JANGAN MENCELA PARA SAHABAT!!
Para sahabat merupakan generasi terbaik umat ini, dan merupakan umat pilihan Allah Ta’ala yang dipilih untuk menemani Nabi-Nya dan berjuang bersamanya…
MIMPI BASAH KETIKA PUASA
Asy-Syaikh Ibn baz rahimahullah ditanya tentang hukum mimpi basah ketika puasa, beliau menjawab….
SALAM TERHADAP ORANG KAFIR
Janganlah kalian memulai salam kepada Yahudi dan Nasrani. Apabila kalian bertemu mereka di jalan, maka paksalah mereka ke bagian yang paling sempit dari jalan tersebut…
PERBUATAN MANUSIA: ANTARA CIPTAAN ALLAH ATAU USAHA SENDIRI?
perbuatan para hamba adalah ciptaan Allah, dan usaha dari para hamba.’
Penjelasannya…
PENGERTIAN ADAB ITU SENDIRI SERTA MACAMNYA
Adab: Dengan dibaca fathah (huruf ‘a’) pada hamzah dan dal, merupakan masdar (kata benda dari kata kerja) dari kata aduba ar-rajul (seorang pria beradab), artinya: dia menjadi beradab dalam akhlak atau ilmu.
Ibnu Hajar dalam Al-Fath berkata, “Adab adalah menerapkan apa yang terpuji dalam perkataan dan perbuatan, yaitu mengambil akhlak mulia. Ini adalah petunjuk yang dengannya Allah menyempurnakan Nabi-Nya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berfirman,
“Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS. Al-Qalam: 4). Aisyah radhiyallahu ‘anha menggambarkannya dengan perkataannya, “Akhlak beliau adalah Al-Quran.” (HR. Muslim: 746).”
PERSAUDARAAN ANTARA MUHAJIRIN & ANSHAR, WARISAN UKHUWWAH YANG HARUS KITA HIDUPKAN KEMBALI.
sebuah pelajaran penting bahwa iman yang sama dapat menyatukan hati dan kehidupan, bahkan lebih kuat daripada ikatan kekerabatan dan harta…
KEISLAMAN UMAR BIN KHATTAB RADHIYALLAHU ‘ANHU
Biarkan dia masuk. Jika ia datang dengan niat baik, kita akan memberinya kebaikan itu. Tapi jika ia datang dengan niat jahat, kita akan membunuhnya dengan pedangnya sendiri!…
- Sebelumnya
- 1
- …
- 12
- 13
- 14
- …
- 59
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.



