Salafy Majalengka

Peringatan:

Kebiasaan sebagian orang yang mengkhususkan malam nisfu Sya‘ban dengan sedekah, shalat malam, mengkhususkan siangnya dengan puasa, menampakkan perhiasan, atau amalan-amalan lainnya, semua itu tidak memiliki dasar dalam syariat.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,

“Adapun berpuasa pada hari nisfu Sya‘ban secara khusus, maka tidak ada dasarnya.

Ketahuilah, bahwa Al-Qur’an yang mulia dibaca dengan beberapa tujuan:

Untuk dipelajari, maka yang wajib adalah memperbanyak pengulangan dan tidak terlalu banyak bacaan.
Untuk mentadabburi, maka yang wajib adalah membaca dengan tartil, perlahan, serta berhenti pada tempat yang tepat.
Untuk meraih pahala dengan memperbanyak bacaan, maka seseorang boleh membaca sesuai kemampuannya, dan tidak dicela apabila ia ingin membaca dengan lebih cepat.

Dari salah seorang pendengar perempuan dari Riyadh, ia menyamarkan namanya dengan huruf (R. ‘A. S). Saudari kita ini menyebutkan sejumlah hadis dari Rasulullah ﷺ, semuanya tentang keutamaan bulan Rajab dan keutamaan berpuasa di dalamnya. Saya tidak tahu, Yang Mulia Syaikh, apakah saya perlu membacakan apa yang ia tulis, ataukah cukup — semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan — dengan jawaban saja? 

Salah satu pembahasan yang sering muncul di tengah kaum muslimin adalah hukum mandi pada hari Jum’at. Apakah mandi ini sekadar sunnah yang dianjurkan ataukah sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim yang telah baligh?

Adab Penuntut Ilmu di Majelis Ulama

Apabila seseorang mencintai duduk bersama para ulama, maka ia duduk bersama mereka dengan adab dan rendah hati dalam dirinya. Ia merendahkan suaranya di bawah suara mereka, dan bertanya kepada mereka dengan penuh ketundukan.

Pertanyaan yang paling sering ia ajukan adalah tentang ilmu yang dengannya Allah telah membebani dirinya untuk beribadah. Ia mengabarkan kepada mereka bahwa ia adalah seorang yang fakir (butuh) terhadap ilmu yang ia tanyakan.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.